KH. Mansur adalah seorang tentara veteran yang berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Beliau lahir dari keluarga yang memiliki latar belakang agama yang kuat, sebagai putra dari KH. Bakry, pendiri Pondok Pesantren Al Huda Sugihan. Sejak kecil, KH. Mansur dikenal sebagai sosok yang berhati lembut dan rendah hati.
Keterlibatan KH. Mansur dalam perjuangan kemerdekaan bermula secara tidak sengaja ketika beliau mencobIndonesi api milik sahabatnya dan tak sengaja menembak pesawat patroli Belanda yang sedang terbang rendah di atas desa Sidowangi. Insiden ini memicu kemarahan pasukan Belanda yang kemudian melakukan penyelidikan intensif di desa sidowangi, banyak warga yang diintrigasi dan mendapat penyiksaan,KH. Mansur pun tidak luput dari interogasi dan penyiksaan. Meski demikian, Belanda tidak menemukan bukti dan akhirnya menghentikan penyelidikan.Perlakuan semena-mena terhadap masyarakat pribumi memantik semangat perlawanan KH. Mansur. Dengan restu ayahnya, KH. Bakry, beliau bergabung dengan Pasukan Hizbullah, sebuah kelompok pejuang yang terlibat dalam berbagai pertempuran besar, termasuk di Magelang pada 2 November 1945 dan Palagan Ambarawa. Selain bertempur, KH. Mansur juga bertanggung jawab melindungi desanya, Sidowangi, yang menjadi target serangan Belanda karena keberadaan Pondok Pesantren Al Huda di sana.
KH. Mansur tidak hanya mengandalkan usaha fisik, tetapi juga usaha spiritual. Setiap malam, beliau bermunajat memohon pertolongan Allah. Atas izin Allah, ketika Belanda mengepung Pondok Pesantren Al Huda, mereka tidak bisa melihat bangunan pondok tersebut, seolah-olah hanya melihat hamparan sawah. Dalam beberapa kesempatan, dan juga atas pertolongan dan izin Allah, KH. Mansur berhasil lolos dari penangkapan dan penahanan Belanda, meskipun banyak rekan seperjuangannya yang tewas.
Pada masa Agresi Militer Belanda II tahun 1948-1949, KH. Mansur turut serta dalam pertempuran demi membela tanah air. Beliau bahkan melatih para santri di pesantrennya untuk ikut serta dalam perjuangan tersebut.
Atas jasa-jasanya, KH. Mansur dianugerahi Bintang Veteran pada tahun 1986 dan ditetapkan sebagai veteran kemerdekaan Republik Indonesia.
.webp)

0 Comments